Aqidah Islam sangat penting karena menjadi fondasi utama keimanan yang memberikan tujuan hidup jelas, membentuk moral dan akhlak mulia, menjadi energi penggerak ibadah, memperkuat mental menghadapi ujian, serta menjadi benteng dari kesyirikan, memastikan amal perbuatan diterima dan menyelamatkan seseorang di dunia serta akhirat. Tanpa aqidah yang benar, ibadah tidak bernilai dan hidup menjadi tanpa arah.
Fungsi dan Manfaat Utama Aqidah Islam:
Fondasi dan Pilar Utama: Aqidah (keyakinan kuat pada Allah dan rukun iman) adalah dasar segala amalan. Tanpa aqidah, ibadah tidak sah.
Pembentuk Akhlak dan Moral: Aqidah yang benar akan melahirkan akhlak yang baik. Ini menjadi pedoman perilaku dan tanggung jawab kepada Allah.
Memberi Tujuan Hidup: Memberikan arah hidup yang jelas, yaitu beribadah kepada Allah dan mencari ridha-Nya.
Penguat Mental: Memberikan ketenangan dan mental baja untuk menghadapi ujian hidup, seperti kesenangan, kesedihan, atau musibah, tanpa larut di dalamnya.
Pelindung dari Syirik: Menangkal perbuatan syirik (menyekutukan Allah) yang merupakan dosa terbesar, karena menegaskan keesaan Allah.
Berbuat Baik: Menjadi sumber motivasi untuk berbuat kebaikan dan mengamalkan ajaran Islam.
Landasan Kemenangan: Pertolongan Allah datang kepada mereka yang berpegang teguh pada aqidah yang sahih, baik dalam argumen maupun perjuangan.
Akhidah Islam penting karena menjadi dasar utama keimanan dan pedoman hidup seorang Muslim. Berikut penjelasannya secara ringkas dan jelas:
Menjadi pondasi keimanan: Akhidah menentukan keyakinan seseorang kepada Allah, malaikat, kitab, rasul, hari akhir, dan takdir. Tanpa akhidah yang benar, ibadah dan amal tidak memiliki landasan yang kuat.
Mengarahkan sikap dan perilaku: Akhidah yang kuat membentuk akhlak mulia, seperti jujur, sabar, ikhlas, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Menjaga dari kesesatan dan kemusyrikan: Akhidah Islam membimbing umat agar tidak menyimpang dari ajaran tauhid dan terhindar dari kepercayaan yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Memberi ketenangan dan keteguhan hidup: Orang yang memiliki akhidah kuat akan lebih tenang dalam menghadapi cobaan karena yakin semua terjadi atas kehendak Allah.
Menjadi dasar diterimanya amal ibadah: Amal perbuatan hanya diterima Allah jika dilandasi akhidah yang benar dan keikhlasan.
Membentuk tujuan hidup yang jelas: Akhidah mengajarkan bahwa tujuan hidup manusia adalah beribadah kepada Allah dan meraih kebahagiaan dunia serta akhirat.
Hadis Tentang Akidah
1. Hadis tentang pentingnya akidah (iman)
📜 Hadis Jibril (HR. Muslim)
عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوسٌ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ إِذْ طَلَعَ عَلَيْنَا رَجُلٌ شَدِيدُ بَيَاضِ الثِّيَابِ شَدِيدُ سَوَادِ الشَّعَرِ ... فَقَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ الإِيمَانِ. قَالَ: أَنْ تُؤْمِنَ بِاللَّهِ، وَمَلَائِكَتِهِ، وَكُتُبِهِ، وَرُسُلِهِ، وَالْيَوْمِ الآخِرِ، وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ.
Terjemahannya:
Umar bin Khattab r.a. berkata: … Lalu ia bertanya: “Beritahukan kepadaku tentang iman.” Rasulullah ﷺ menjawab: “Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, serta beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.” (HR. Muslim)
2. Hadis tentang amal bergantung pada iman
📜 Hadis (HR. Bukhari dan Muslim)
إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ
Terjemahannya:
Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa dan harta kalian, tetapi Dia melihat hati dan amal kalian. (HR. Muslim)
3. Ayat tentang Akidah
S. Az-Zumar: 65
لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Terjemahannya
Sungguh, jika engkau mempersekutukan Allah, niscaya amalmu akan terhapus dan engkau termasuk orang-orang yang rugi. (QS. Az-Zumar: 65)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar