Rabu, 21 Oktober 2026

Santri Melek Digital, Pilar Menuju Indonesia Emas 2045


Oleh : Dr. Rosdiana Rasyid. M.Pd.I

 

Dulu, santri identik dengan sarung, peci, dan kitab kuning. Hari ini adalah hari santri setiap 22 Oktober ,ketiganya tetap melekat, tetapi ada satu tambahan: gawai di genggaman. Perubahan kecil ini menyimpan pertanyaan besar: akankah santri hanya menjadi pengguna teknologi, atau justru penggeraknya? Peringatan Hari Santri tahun ini menjawabnya dengan jelas: santri harus tampil menguatkan negeri, termasuk di ranah digital.

Dunia kini sedang bergerak cepat. Kecerdasan buatan, platform pembelajaran daring, dan media sosial telah mengubah cara manusia belajar, bekerja, dan berkomunikasi. Indonesia Emas 2045 menuntut generasi yang berpengetahuan luas, terampil, berkarakter kuat, dan mampu berinovasi. Santri, sebagai bagian penting dari generasi muda bangsa, tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan ini.

Teknologi digital membuka pintu yang sangat lebar bagi santri untuk belajar dan berdakwah. Kitab-kitab klasik kini dapat diakses secara daring, kajian keislaman bisa diikuti dari mana saja, dan dakwah dapat menjangkau jutaan orang melalui satu unggahan. Santri yang kreatif dapat menghasilkan konten edukatif, video kajian singkat, desain grafis bernuansa islami, hingga membangun usaha berbasis teknologi.

Namun, setiap peluang selalu membawa tantangan. Ruang digital juga dipenuhi berita bohong, ujaran kebencian, penipuan, dan konten yang merusak akhlak. Tanpa literasi digital yang memadai, santri bisa terjebak menjadi penyebar hoaks atau korban kejahatan siber. Karena itu, kemampuan memeriksa kebenaran informasi, melindungi data pribadi, dan bermedia sosial secara santun menjadi keterampilan wajib bagi santri masa kini.

Menariknya, Islam telah lama menyiapkan pedoman untuk menghadapi banjir informasi. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hujurat ayat 6:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Wahai orang-orang yang beriman, jika seorang fasik datang kepadamu membawa berita penting, maka telitilah kebenarannya agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena ketidaktahuan(-mu) yang berakibat kamu menyesali perbuatanmu itu.”

Ayat ini sejatinya adalah fondasi literasi digital yang paling kokoh. Prinsip tabayyun mengajarkan agar setiap informasi diperiksa sebelum dipercaya, apalagi dibagikan. Di era ketika satu sentuhan jari dapat menyebarkan kabar ke ribuan orang dalam hitungan detik, ajaran ini terasa semakin relevan. Santri yang memegang teguh prinsip tabayyun akan menjadi penyaring informasi yang andal di tengah masyarakat. Tabayyun juga menuntut kebiasaan menahan diri: tidak tergesa-gesa membagikan tangkapan layar, judul provokatif, atau potongan video tanpa konteks. Kebiasaan sederhana ini, bila dilatih sejak di pesantren, akan membentuk karakter santri yang jernih berpikir dan tidak mudah terprovokasi.

Selain waspada, santri juga tidak cukup hanya cakap menggunakan teknologi. Santri harus mampu menjadi kreator: menghasilkan inovasi, menyebarkan konten positif, dan mengembangkan potensi lokal. Rasulullah SAW bersabda:

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Ath-Thabrani dalam Al-Mu'jam Al-Ausath, dinilai hasan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami' no. 3289)

Hadis singkat ini menjadi motivasi kuat agar kecakapan digital santri diarahkan untuk kemaslahatan. Website pesantren yang informatif, aplikasi pembelajaran Al-Qur'an, konten dakwah yang menyejukkan, hingga usaha kreatif berbasis pesantren adalah wujud nyata kebermanfaatan tersebut. Inisiatif Santri Matic yang diangkat Kementerian Agama pada Hari Santri 2026 menjadi contoh baik bagaimana literasi digital dan kreativitas santri dapat dikembangkan sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif.

Meski demikian, penguatan kompetensi digital tidak berarti meninggalkan tradisi pesantren. Justru nilai-nilai pesantren, seperti kedisiplinan, kejujuran, penghormatan kepada guru, dan pembiasaan akhlak mulia, menjadi modal berharga dalam memanfaatkan teknologi. Kemajuan digital tanpa akhlak hanya akan melahirkan kecerdasan yang kehilangan arah. Sebaliknya, akhlak yang dipadukan dengan kecakapan teknologi akan melahirkan generasi yang unggul dan beradab.

Tentu saja, upaya mewujudkan santri melek digital tidak bisa dibebankan kepada pesantren semata. Pemerintah perlu memperluas akses infrastruktur teknologi hingga ke pesantren di pelosok desa dan pulau terpencil. Perguruan tinggi dapat berperan melalui pelatihan dan pendampingan. Masyarakat dan dunia usaha dapat membuka ruang kolaborasi bagi karya-karya santri. Para kiai dan ustaz pun memegang peran kunci sebagai teladan, membimbing santri agar teknologi digunakan untuk ilmu dan dakwah, bukan sekadar hiburan, pimpinan pondok pesantren Annahdlah makassar Prof.Dr.H. Afifuddin Harisah, Lc,M.Ag., beliau mengatakan bahwa  santri yang dulu sudah beda santri yang sekarang sudah saatnya melek digital.

Pada akhirnya, santri masa kini dituntut memadukan kedalaman ilmu agama dengan kecakapan teknologi. Dengan semangat belajar, kreativitas, kemandirian, dan akhlak mulia, santri bukan hanya siap menyongsong masa depan, tetapi juga turut membangun Indonesia yang maju, berdaya saing, dan berkeadaban pada 2045.

Santri melek digital, berakhlak mulia, berkarya untuk negeri, menuju Indonesia Emas 2045.

 terima kasih sudah membaca 

PERINGATAN HARI SANTRI NASIONAL 22 OKTOBER 2026




Rektor UIN Alauddin makassar  mengundang  dengan hormat Bapak/Ibu saudara(i)  untuk menghadiri upacara Hari Santri 2026  pada  hari Kamis 22 Oktober 2026 pukul 7.30  dilapangan Upacara Kampus II UiN Alauddin Makassar sebagai Pelaksana Fak.Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
 

Kamis, 01 Oktober 2026

WORHSHOP PENYAMAAN PERSEPSI DOSEN PEMBIMBING ,KORDINATOR SEKOLAH DAN GURU PAMONG PLP2 REGULER FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN ALAUDDIN MAKASSAR TAHUN AKADEMIK 2026/2027



 










            Dalam rangka kegiatan workshop Penyamaaan Persepsi Dosen Pembimbing ,Kordinator sekolah dan Guru Pamong PLP 2 Reguler Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar Tahun Akademik  2026/2027,mengundang Bpk/Ibu untuk menghadiri acara tersebut yg dilaksanakan pada hari Jumat 02 oktober 2026 pukul 08.00 s.d selesai Tempat  Zoom Cloud Meeting ID Rapat  977 3005 0986 kode sandi 263132 link : 

https://zoom.us/j/97730050986?pwd=ukG1iLmDaHg6iZoXOJzeMbexanLiBb.1

Link Dokumen : https://drive.google.com/drive/folders/1Chtjv0FpFzYuEIjFuGOUVpWd9nGNLUMz?usp=sharing


                Ketua Panitia: Dr.Nursalam ,M.Si.

                Narasumber I : Dr.H.Muh.Rapi,M.Pd.(Kebijakan FTK tentang Pelaksanaan Dan Teknis                                                                                         Pelaksanaan PLP 2)

                Narasumber II: Dr. Eka Damayanti ,S.Psi.,M.A.( Pengenalan Instrumen PLP 2 )

                Narasumber III : Dr.Danial, S.Pd.,M.Pd. ( Pengenalan Instrumen PLP 2 Prodi MPI )

                Moderator        : Dr. Ahmad Syarif Hidayatullah , M.Pd.

                


Rabu, 30 September 2026

HARI KESAKTIAN PANCASILA KAMIS 01 OKTOBER 2026

 
































Rektor UIN Alauddin Makassar  mengundang dengan hormat Bpk/Ibu /Saudari (i) ,untuk menghadiri  Upacara Hari Kesaktian Pancasila  dilaksanakan pada hari kamis 01 Oktober 2026 pukul 07.30- selesai bertempat dilapangan UpacaraKampus IIUIN Alauddin Makassar sebagai pelaksana Fakultas sains dan Teknologi UIN Aluddin Makassar. yang hadir para ASN berpakain korpri,para pegawai BLU berpakaian Putih,hitam,hadir 15 menit sebelum upacara.


Lampiran Surat Undangan Upacara

Nomor: B-3989/Un.06.2/HM.00/09/2026

Tanggal: 24 September 2026

DAFTAR PEJABAT/PEGAWAI/UNIT KERJA

1. Para Wakil Rektor

2. Para Kepala Biro

3. Para Dekan Fakultas dan Direktur Pascasarjana

4. Ketua dan Sekretaris Senat Akademik

5. Ketua dan Sekretaris Dewan Guru Besar

6. Ketua dan Sekretaris SPI

7. Para Ketua dan Sekretaris Lembaga

8. Wakor dan Sekretaris Kopertais Wilayah VIII

9. Para Wakil Dekan Fakultas dan Wakil Direktur Pascasarjana

10. Direktur dan Sekretaris Ma'had Al-Jami'ah

11. Ketua dan Sekretaris Dewan Kehormatan Universitas

12. Direktur dan Manajer Rumah Sakit UIN

13. Ketua Lembaga Penjamin Halal

14. Para Kepala Pusat pada Lembaga dan UPT

15. Para Guru Besar

16. Para Ketua dan Sekretaris Program Studi/Profesi

17. Para Pejabat Administrator (Kabag), KTU, dan Para Ketua Tim

18. Para Pengawas (Kasubbag)

19. Ketua International Office

20. Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi

21. Ketua Tim Task Force Reputasi dan Pemeringkatan Internasional

22. Ketua Tim Admisi UIN Alauddin Makassar

23. Ketua Pusat Layanan Disabilitas UIN Alauddin Makassar

24. Ketua Career Development Center UIN Alauddin Makassar

25. Para Dosen ASN dan Dosen Non ASN

26. Para Pegawai ASN dan Non ASN di lingkungan UIN Alauddin Makassar


Minggu, 27 September 2026

SOSIALISASI PENGUKURAN CAPAIAN PEMBELAJARAN (CPL) UIN ALAUDDIN MAKASSAR 7- 17 SEPTEMBER 2026

 











Menindaklanjuti  surat ketua lembaga penjaminan mutu UIN Alauddin Makassar  ,nomor B140/Un.06/LPM/PP.00.9/09/2026, tanggal 3  september 2026,perihal permohonan pelaksanaan sosialisasi Pengukuran CPL, maka Dekan  mengundang dengan hormat bapak/Ibu untuk mengikuti SOSIALISASI B PENGUKURAN  CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN (CPL), Pada hari selasa 22 september 2026 ,pukul 09.00 wita bertempat di Aula Gedung PPGFTK UIN Alauddin Makasar Kab.Gowa dihadiri oleh Para Wakil Dekan, Para ketuia dan sekretaris jurusan/ Prodi ,para dosen ASN, -PPPK,para operator jurusan/prodi dalam lingkup fakultas tarbiyah dan keguruan UIN Alauddin Makassar. dan Para Dosen diharapkan membawa Laptop dan RPS masing masing.

Rabu, 16 September 2026

Upacara Hari Kesadaran Nasional Kamis 17 September 2026 Lap.Upacara kampus II UIN Alauddin Makassar




 

Rektor UIN Alauddin Makassar mengundang dengan hormat bapak/Ibu/saudara(i) untuk menghadiri upacara hari Kesadaran Nasional  dilaksanakan pada hari kamis tanggal 17 september 2026 pukul 07.30 wita dilapangan upacara kampus II UIN Alauddin makassar sebagai pelaksana adalah Fakultas dakwa  dan kominikasi UIN alauddin Makassar yaitu Bapak Dekan  Prof. Dr.H.Abd.Rasyid Masri,S.Ag.,M.Pd.,M.Si. yang di undang adalah seluruh ASN  berpakaian Korpri dan para pegawai BLU berpakaian putih ,hitam dan hadir 15 menit sebelum upacara  dimulai