VIDEO PEMBELAJARAN DAN KEAKTIFAN SISWA DI KELAS
Hakikat dan Fungsi Video Pembelajaran
Pengertian Video Pembelajaran
Video pembelajaran merupakan media yang menggabungkan unsur suara dan gambar bergerak yang disusun secara terarah untuk menyampaikan pesan pendidikan. Kehadiran media ini membantu peserta didik memahami materi dengan lebih mudah melalui penguatan visual dan naratif.
Peran Video sebagai Media Representasi
Sebagai media pengajaran modern, video mampu menampilkan situasi atau fenomena yang sulit dijelaskan hanya dengan kata-kata. Simulasi ilmiah, perjalanan sejarah, eksperimen, hingga visualisasi alam dapat ditampilkan secara jelas sehingga siswa memperoleh gambaran yang lebih konkret.
Keunggulan Video dalam Kegiatan Belajar Mengajar
Memberikan pengalaman belajar yang mendekati kondisi nyata.
Menarik minat serta mendorong konsentrasi siswa lebih lama.
Mudah diputar kembali untuk menyesuaikan kebutuhan pemahaman masing-masing siswa.
Menyajikan pesan pendidikan dengan cara yang lebih mudah ditangkap karena bantuan visual yang kuat.
Bentuk Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran
Keaktifan Kognitif
Siswa terlibat dalam proses seperti memahami, menalar, mengevaluasi, mengeksplorasi, serta menghubungkan informasi baru dengan pengetahuan sebelumnya. Video membantu otak mengolah informasi auditif dan visual secara bersamaan.
Keaktifan Verbal
Keaktifan verbal dapat terlihat dari keberanian siswa untuk menyampaikan pertanyaan, memberi tanggapan, menjelaskan pendapat, memimpin presentasi, atau menafsirkan isi video yang ditampilkan.
Keaktifan Motorik
Termasuk membuat catatan, melakukan observasi berdasarkan tampilan video, atau menirukan prosedur tertentu yang ditunjukkan melalui rekaman video.
Keaktifan Sosial dan Afektif
Ditandai dengan keterlibatan emosional, kerja sama kelompok, respons positif terhadap kegiatan pembelajaran, serta semangat mengikuti arahan guru saat mengamati video.
Manfaat Video Pembelajaran sebagai Pemicu Keaktifan Siswa
Membangkitkan Rasa Ingin Tahu
Tayangan visual yang menarik dapat mengundang rasa penasaran. Siswa menjadi terdorong untuk bertanya dan menelusuri lebih dalam topik yang dibahas.
Mendorong Diskusi yang Bermakna
Guru dapat menghentikan video di bagian tertentu lalu meminta siswa menggambarkan apa yang mereka pahami, memberikan interpretasi, atau menebak lanjutan adegan. Hal ini memicu diskusi aktif dan kolaboratif.
Mengaitkan Materi dengan Realitas Kehidupan
Karena video menunjukkan situasi nyata, siswa lebih mudah memahami hubungan antara teori dan aplikasi sehari-hari. Pemahaman kontekstual ini memperkuat keaktifan mereka dalam menanggapi materi.
Memfasilitasi Aktivitas Kelompok
Setelah menonton video, siswa bisa berdiskusi, menulis analisis, merumuskan jawaban, atau menyiapkan laporan presentasi berdasarkan pengamatan.
Kesesuaian Video Pembelajaran dengan Ajaran Islam
Dorongan Islam untuk Mengamati dan Merenungi
Penggunaan video sebagai sarana observasi selaras dengan perintah Al-Qur’an untuk memperhatikan ciptaan-Nya.
QS. Al-Ghashiyah: 17-20
أَفَلَا يَنْظُرُونَ إِلَى الْإِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْ وَإِلَى السَّمَاءِ كَيْفَ رُفِعَتْ وَإِلَى الْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْ وَإِلَى الْأَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْ
“Maka tidakkah mereka memperhatikan unta bagaimana ia diciptakan? Dan langit bagaimana ia ditinggikan? Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan? Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?”
Ayat ini menegaskan pentingnya kegiatan observasi, dan video menjadi alat bantu untuk menampilkan ciptaan Allah secara lebih jelas untuk dipelajari.
Al-Qur’an Menjunjung Tinggi Orang Berpengetahuan
QS. Az-Zumar: 9
قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُوا الْأَلْبَابِ
“Apakah sama orang yang mengetahui dan yang tidak mengetahui? Hanya orang berakal yang dapat mengambil pelajaran.”
Ayat ini memperkuat nilai bahwa setiap sarana yang membantu proses pengetahuan, termasuk video pembelajaran, merupakan hal positif.
Penggunaan Indra sebagai Jalan Menuju Ilmu
QS. An-Nahl: 78
وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
“…Dia memberi kalian pendengaran, penglihatan, dan hati agar kalian bersyukur.”
Video pembelajaran mengoptimalkan dua indra utama yaitupendengaran dan penglihatan yang Allah anugerahkan sebagai perangkat pencarian ilmu.
Hadis-hadis yang Menguatkan Semangat Belajar Aktif
Kewajiban Menuntut Ilmu
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
“Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap Muslim.” (HR. Ibnu Majah)
Menggunakan video pembelajaran adalah salah satu cara mempermudah proses menuntut ilmu yang diwajibkan ini.
Anjuran untuk Bertanya sebagai Bagian dari Pemahaman
إِنَّمَا شِفَاءُ الْعِيِّ السُّؤَالُ
“Obat bagi kebingungan adalah bertanya.” (HR. Abu Dawud)
Ketika siswa menonton video, mereka biasanya terdorong untuk bertanya tentang bagian-bagian yang belum dipahami, sehingga hadis ini menjadi landasan kuat bagi pembelajaran aktif.
Perintah Menyampaikan Ilmu
بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً
“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat.” (HR. Bukhari)
Guru yang memanfaatkan video berarti menggunakan metode yang lebih efektif dalam menyebarkan ilmu agar mudah dipahami.
Dampak Positif Video Pembelajaran terhadap Keaktifan Siswa
Meningkatkan Dorongan Belajar
Tayangan visual yang menarik membuat siswa lebih termotivasi untuk memahami materi dan aktif mengikuti proses belajar.
Membantu Menjaga Konsentrasi
Kombinasi audio dan visual membuat perhatian siswa tetap terfokus, sehingga mereka lebih mudah mengikuti alur penjelasan.
Mempermudah Penerimaan Konsep Sulit
Animasi, model 3D, dan representasi visual lain memudahkan siswa memahami materi yang bersifat abstrak atau kompleks.
Melatih Kemampuan Berpikir Tingkat Lanjut
Aktivitas menganalisis isi video, menilai keakuratan informasi, atau membuat kesimpulan melatih kemampuan berpikir kritis dan kreatif.
Mendukung Belajar Mandiri dan Fleksibel
Video dapat diakses kembali kapan saja sehingga siswa dapat mempelajari materi sesuai kecepatan masing-masing dan memperdalam pemahaman di luar kelas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar