Perkembangan teknologi pada abad ke-21 telah membawa perubahan besar dalam hampir semua aspek kehidupan manusia. Salah satu perubahan yang paling terasa adalah munculnya media audiovisual sebagai alat utama dalam belajar, berkomunikasi, dan memperoleh informasi. Media audiovisual adalah media yang dapat dilihat dan didengar, seperti video, film, animasi, rekaman suara, dan berbagai konten multimedia. Kehadiran media ini membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik, lebih mudah dipahami, dan lebih sesuai dengan kebutuhan zaman modern.
Dalam Al-Qur’an, Allah telah menyebutkan bahwa manusia diberikan kemampuan untuk mendengar dan melihat sebagai jalan utama untuk memperoleh pengetahuan. Hal ini tertulis dalam Surah An-Nahl ayat 78:
وَاللَّهُ أَخْرَجَكُم مِّنۢ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْـًٔاۖ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَـٰرَ وَالْأَفْـِٔدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Artinya:
“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui apa-apa, kemudian Dia memberimu pendengaran, penglihatan, dan hati agar kamu bersyukur.”
Ayat ini menunjukkan bahwa kemampuan mendengar dan melihat adalah alat penting dalam proses belajar manusia. Maka dari itu, pemanfaatan media audiovisual di era modern sebenarnya merupakan bentuk pemaksimalan dari karunia Allah tersebut.
Salah satu kontribusi besar media audiovisual dalam perkembangan abad ke-21 adalah mempermudah proses memahami pelajaran. Banyak materi yang sulit dijelaskan melalui teks, namun menjadi jauh lebih jelas ketika disampaikan dalam bentuk video atau animasi. Misalnya, penjelasan tentang pergerakan planet, proses terjadinya hujan, atau cara kerja tubuh manusia akan lebih cepat dipahami apabila dilihat melalui gambar dan suara. Inilah sebabnya mengapa banyak guru dan sekolah sekarang menggunakan video pembelajaran sebagai bagian dari aktivitas kelas.
Selain mempermudah pemahaman, media audiovisual juga membantu meningkatkan motivasi belajar siswa. Pada zaman sekarang, siswa cenderung cepat bosan jika hanya mendengarkan ceramah panjang. Namun ketika pembelajaran menggunakan media suara, gambar, warna, dan gerakan, perhatian siswa menjadi lebih terfokus. Media audiovisual membuat suasana belajar lebih hidup, tidak monoton, sehingga siswa lebih semangat mengikuti pelajaran. Hal ini sangat penting karena salah satu tantangan pendidikan abad ke-21 adalah mempertahankan minat belajar.
Media audiovisual juga berperan besar dalam mengembangkan keterampilan abad 21, seperti kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan kemampuan berpikir kritis. Ketika siswa menonton video, mereka tidak hanya menerima informasi, tetapi juga belajar menganalisis dan memahami konteksnya. Sementara itu, tugas membuat video pendek, presentasi multimedia, atau podcast dapat melatih kreativitas dan keberanian siswa dalam menyampaikan ide. Dalam proses membuat proyek audiovisual, siswa biasanya bekerja dalam kelompok sehingga kemampuan bekerja sama pun ikut berkembang.
Tidak hanya dalam bidang pendidikan umum, media audiovisual juga menjadi sarana penting dalam dakwah Islam dan pembentukan akhlak. Banyak konten dakwah yang dibuat dalam bentuk video ceramah, animasi kisah nabi, maupun film pendek yang mengajarkan nilai moral. Penyampaian pesan melalui audiovisual sering kali lebih menyentuh hati dan lebih mudah dipahami, terutama bagi anak-anak yang belum bisa memahami kitab atau teks panjang. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Surah An-Nahl ayat 125:
ٱدْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلْحِكْمَةِ وَٱلْمَوْعِظَةِ ٱلْحَسَنَةِ
Artinya:
“Serulah manusia kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik.”
Media audiovisual merupakan salah satu bentuk pelajaran yang baik, karena mampu menggabungkan suara, gambar, dan cerita yang menyentuh sehingga pesan dakwah dapat diterima secara lembut namun efektif.
Selain itu, media audiovisual juga membuka peluang bagi pendidikan yang lebih merata. Banyak siswa yang tinggal jauh dari kota atau tidak memiliki akses guru berkualitas bisa belajar melalui video. Orang-orang yang bekerja dan tidak sempat datang ke sekolah atau majelis ilmu pun bisa belajar kapan saja melalui smartphone atau laptop. Bahkan anak berkebutuhan khusus sering kali terbantu dengan adanya video pembelajaran yang lebih mudah dipahami melalui gerakan dan suara.
Dengan semua manfaat tersebut, dapat disimpulkan bahwa media audiovisual memiliki kontribusi yang sangat besar dalam kehidupan pada abad ke-21. Bukan hanya membantu memahami pelajaran, tetapi juga meningkatkan kreativitas, mempermudah penyebaran dakwah, dan memperluas akses pendidikan bagi semua orang. Media audiovisual membuat proses belajar menjadi lebih modern, seru, dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. Dengan memanfaatkan media audiovisual secara baik, kita dapat menjadi generasi yang lebih cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia, serta mampu mengikuti perubahan zaman dengan bijak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar