Senin, 29 Desember 2025

Konsep Hari Akhir dalam Islam: Kiamat Sugra dan Kiamat Kubra

 

  1. Kiamat Sugra

    1. Pengertian Kiamat Sugra

Kiamat Sugra, atau kiamat kecil, merujuk pada kematian setiap individu. Dalam perspektif Islam, kematian adalah suatu peristiwa yang menandai berakhirnya kehidupan dunia seseorang dan memasuki fase baru yang disebut alam barzah (tempat peralihan antara dunia dan akhirat). Kiamat Sugra dianggap sebagai "kebangkitan" bagi individu yang telah meninggal, karena setiap orang yang meninggal dunia sebenarnya sudah memasuki fase kehidupan akhirat mereka. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah, Rasulullah saw, menjelaskan bahwa setiap kematian adalah tanda kiamat hagi individu tersebut.


Ibnu Katsir menjelaskan bahwa kiamat kecil terjadi ketika kehidupan manusia berakhir dan ia memasuki alam barzah. Ibnu Qayyim al-Jauziyah menyamakan kiamat kecil dengan alam barzah, tempat di mana setiap amal baik dan buruk dibalas. Setiap orang yang meninggal mengalami fase pertama dari kehidupan akhirat, yaitu pemisahan antara ruh dan badan.


  1. Dalil Kiamat Sugra

  1. QS. Ar-Rahman (55): 26–27

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ ۝ وَيَبْقَىٰ وَجْهُ رَبِّكَ ذُو ٱلْجَلَٰلِ وَٱلْإِكْرَامِ


"Semua yang ada di atasnya (bumi) itu akan binasa. (Akan tetapi) wajah (zat) Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan tetap kekal." Ini menunjukkan kefanaan segala sesuatu kecuali Allah SWT, sering diartikan sebagai kematian.

  1. QS. Ali ‘Imran (3): 185

﴿كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدْخِلَ ٱلْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلْغُرُورِ


“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasannya.” Kematian adalah Kiamat Sugra yang pasti dialami setiap individu

  1. QS. Al-A‘raf (7): 51–52

﴿ٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُوا۟ دِينَهُمْ لَهْوًا وَلَعِبًا وَغَرَّتْهُمُ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا ۚ فَٱلْيَوْمَ نَنسَىٰهُمْ كَمَا نَسُوا۟ لِقَآءَ يَوْمِهِمْ هَٰذَا وَمَا كَانُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا يَجْحَدُونَ ۝ وَلَقَدْ جِئْنَٰهُم بِكِتَٰبٍ فَصَّلْنَٰهُ عَلَىٰ عِلْمٍ هُدًۭى وَرَحْمَةًۭ لِّقَوْمٍۢ يُؤْمِنُونَ﴾


Menggambarkan dialog penghuni neraka dan surga, menunjukkan peristiwa yang terjadi pada hari kiamat sebagai gambaran akhir kehidupan.

  1. QS. Asy-Syura (42): 30

﴿وَمَآ أَصَٰبَكُم مِّن مُّصِيبَةٍۢ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُوا۟ عَن كَثِيرٍ﴾


“Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan (Allah) memaafkan sebagian besar (kesalahanmu).” Ini menunjukkan musibah kecil (Kiamat Sugra) sebagai konsekuensi perbuatan manusia. 


  1. Tanda-tanda Kiamat Sugra

Tanda-tanda kiamat kecil menurut hadis-hadis Nabi saw, termasuk beberapa peristiwa yang terjadi sebelum datangnya kiamat besar, di antaranya adalah:

  1. Diutusnya Nabi Muhammad SAW

Hadis Nabi Muhammad saw. yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik menyebutkan bahwa masa diutusnya Nabi Muhammad dan hari kiamat seperti dua jari yang berdampingan, menandakan kedekatan antara keduanya.

  1. Wafatnya Nabi Muhammad SAW

Salah satu tanda kiamat kecil adalah wafatnya Nabi Muhammad saw., yang merupakan peristiwa besar bagi umat Islam karena setelah itu, umat Nabi Muhammad memasuki zaman setelah kenabian.

  1. Penaklukan Baitul Maqdis

Dalam hadis lain, Nabi saw, menyebutkan bahwa salah satu tanda kiamat kecil adalah penaklukan Baitul Maqdis. Peristiwa ini terjadi pada masa Khalifah Umar bin al-Khattab.

  1. Wabah Tha'un 'Amwas

Hadis-hadis menyebutkan bahwa salah satu tanda kiamat kecil adalah munculnya wabah penyakit yang sangat mematikan, seperti wabah Tha'un yang terjadi pada masa kekhalifahan Umar bin al-Khattab, yang menewaskan banyak sahabat dan orang-orang.

  1. Berlimpahnya Harta

Hadis Nabi saw, juga menyebutkan bahwa salah satu tanda kiamat kecil adalah berlimpahnya harta, tetapi tidak ada yang mau menerima sedekah. Ini adalah tanda zaman di mana harta menjadi sangat banyak, namun orang menjadi enggan untuk memberi.

  1. Munculnya Beragam Fitnah

Salah satu tanda lain adalah munculnya banyak fitnah, yang mencampuradukkan antara yang benar dan yang salah. Fitnah ini menyebabkan banyak orang yang awalnya beriman menjadi kafir, dan sebaliknya.

  1. Fenomena Mengaku Nabi

Sebagaimana yang disebutkan dalam hadis, sebelum kiamat terjadi, akan muncul banyak orang yang mengaku sebagai nabi. Di antaranya adalah Musailamah al-Kadzdzab, yang muncul pada zaman Nabi Muhammad saw.

  1. Tersebarnya Stabilitas Keamanan

Rasulullah saw, juga menjelaskan bahwa keamanan yang stabil akan muncul, seperti pengendara yang tidak merasa takut saat melewati Irak dan Mekkah, yang mencerminkan kedamaian yang akan ada pada saat itu.

  1. Fenomena Api Hijaz 

Salah satu tanda kiamat kecil adalah munculnya api besar dari tanah Hijaz yang akan menerangi Jeher-leher unta di Bashra, yang terjadi pada abad ke-7 Hijriyah.

  1. Hilangnya Amanat

Dalam hadis, disebutkan bahwa apabila amanat (tanggung jawab) telah disia-siakan, maka itu adalah tanda bahwa kiamat sudah dekat. Hal ini terjadi ketika urusan diserahkan kepada orang yang tidak kompeten.

  1. Diangkatnya Ilmu dan Fenomena Kebodohan

Salah satu tanda lainnya adalah hilangnya ilmu, yang terjadi saat banyak ulama meninggal dunia dan pengetahuan agama mulai hilang, menyebabkan kebodohan di kalangan umat manusia.


  1. Kiamat Kubra dan Kehidupan Setelah Hari Akhir

  1. Pengertian Kiamat Kubra dan Hari Akhir

Hari Akhir atau Kiamat Kubra adalah peristiwa besar yang menandai kehancuran total alam semesta dan kebangkitan manusia untuk diadili atas amal perbuatannya. Dalam Al-Qur’an, peristiwa ini disandingkan. Dengan keyakinan akan keberadaan Allah, yang mengingatkan manusia akan kehidupan setelah mati. Segala yang hidup, termasuk alam semesta, makhluk hidup, bahkan malaikat, akan mengalami kematian. Hanya Allah yang kekal. Proses kehancuran ini akan dimulai dengan kehancuran seluruh alam semesta, dan diikuti dengan kebangkitan manusia dari kubur untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di dunia.

Hari Akhir atau Kiamat Kubra disebutkan dalam Al-Qur’an dengan berbagai istilah, seperti al-yaum al-akhir (hari akhir) yang mengandung arti akhir dari segala yang ada, dan al-äkhirah (akhirat), yang menggambarkan kehidupan setelah dunia. Al-Qur’an juga menggambarkan bahwa hari akhir ini tidak. Terikat dengan waktu duniawi, dimana sehari pada hari akhir bisa setara dengan ribuan tahun menurut perhitungan manusia (Q.S. as-Sajdah [32]: 5, Q.S. al-Ma’arij [70]: 4).

Kiamat atau Hari Akhir adalah akhir dari segala kehidupan dunia, yang diikuti dengan kehidupan di akhirat yang kekal. Kiamat juga dijelaskan sebagai keadaan ketika alarm semesta dan segala makhluk di dalamnya akan hancur, dengan hanya Allah yang tetap ada. Allah menyebutkan dalam Al-Qur’an bahwa segala yang ada selain-Nya akan binasa: “Segala sesuatu pasti binasa, kecuali wajah-Nya” (Q.S. al-Qashash [28]: 88).


  1. Dalil Kiamat Kubra

  1. QS. Al-Mu’min (Ghafir) ayat 59

﴿إِنَّ ٱلسَّاعَةَ لَـَٔاتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيهَا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ﴾


Menjelaskan bahwa hari kiamat pasti akan datang dan tidak ada keraguan tentangnya.

  1. QS. Az-Zumar ayat 68

﴿وَنُفِخَ فِى ٱلصُّورِ فَصَعِقَ مَن فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَن فِى ٱلْأَرْضِ إِلَّا مَن شَآءَ ٱللَّهُ ۖ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخْرَىٰ فَإِذَا هُمْ قِيَامٌۭ يَنظُرُونَ﴾


Menggambarkan tiupan pertama sangkakala yang menyebabkan semua makhluk di langit dan bumi mati, diikuti tiupan kedua yang membangkitkan mereka kembali.

  1. QS. Az-Zalzalah ayat 1–2

﴿إِذَا زُلْزِلَتِ ٱلْأَرْضُ زِلْزَالَهَا ۝ وَأَخْرَجَتِ ٱلْأَرْضُ أَثْقَالَهَا﴾


Menggambarkan bumi yang diguncang dengan guncangan yang dahsyat dan mengeluarkan semua isinya.

  1. QS. Al-Qāri‘ah ayat 4–5

﴿يَوْمَ يَكُونُ ٱلنَّاسُ كَٱلْفَرَاشِ ٱلْمَبْثُوثِ ۝ وَتَكُونُ ٱلْجِبَالُ كَٱلْعِهْنِ ٱلْمَنفُوشِ﴾


Menggambarkan kondisi manusia pada hari kiamat seperti anai-anai yang berterbangan dan gunung-gunung seperti bulu yang berhamburan. 



  1. Tanda-tanda Kiamat Kubra

Tanda-tanda Kiamat Kubra merupakan kejadian-kejadian yang akan muncul sebelum terjadinya kehancuran besar di alam semesta. Berikut adalah beberapa tanda kiamat besar yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadis:

  1. Guncangan besar (az-Zalzalah)

Peristiwa gempa besar yang mengguncang seluruh bumi sebagai tanda awal dimulainya kiamat, seperti yang disebutkan dalam surah az-Zalzalah [99]: 1-2.

  1. Terbitnya matahari dari Barat

Salah satu tanda yang sangat besar, yang menyatakan bahwa dunia telah mencapai ujung waktunya, sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasulullah: “Kiamat tidak akan datung, sebelum matahari terbit dari arah Barat.” (H.R. Muslim).

  1. Kabut (dukhan): Kabut tebal yang akan memenuhi langit dan bumi selama 40 hart, yang akan memberikan dampak yang sangat berat bagi orang-orang kafir, sementara orang-orang beriman akan merasakannya seperti sakit ringan.

  2. Kemunculan binatang (Dabbah): Binatang yang bisa berbicara dengan manusia, mengungkapkan kebenaran dan memberi tanda-tanda sebagai pengingat bagi umat manusia yang telah menyimpang dari ajaran Allah.

  3. Kemunculan Dajjal: Sosok yang mengaku sebagai nabi bahkan Tuhan, dan fitnah terbesar yang akan menyesatkan banyak orang di akhir zaman.

  4. Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj

Dua suku yang sangat besar dan merusak yang akan keluar setelah dinding penghalang yang dibangun oleh Dzulqarnain hancur. Mereka akan membuat kerusakan besar di bumi.

  1. Api besar dari Yaman

Api yang besar akan muncul dan menggiring manusia menuju padang mahsyar, tempat mereka dikumpulkan untuk. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar