Minggu, 21 Desember 2025

Solusi keterbatasan internet Pada proses Pembelajaran

 

      Sebelum masuk ke dalam pembahasan, perlu kita ketahui bahwa menuntut ilmu Adalah suatu hal wajib, dan kita perlu ketahui bahwa pada dasarnya menuntut ilmu Adalah jembatan dalam melihat dunia ini, yang penuh dengan berbagai macam perubahan, dan teka teki yang harus di jawab, bukan hanya berlandaskan perasaan namun juga harus di satukan dan di dasarkan dengan logika. menuntut ilmu, bukan hanya sekedar memahami namun juga bagimana mempraktikanya dalam kehidupan nyata. 

Seperti firman ALLAH SWT dalam firmanya: Q.S AL- mujadalah/58:11

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ

allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat "

 

    Ayat ini menjelaskan bahwa menuntut ilmu memiliki kedudukan yang sangat penting dalam islam. Allah memberikan derajat yang lebih tinggi kepada orang-orang yang berilmu, sehingga proses pembelajaran harus tetap di upayakan dalam kondisi apapun, dan bagaimanapun. Oleh karena itu, meskipun terdapat berbagai macam cobaan dan keterbatasan dalam prose belajar mengajar, peserta didik dan pendidik tetap dituntut untuk mencari Solusi  agar kegiatan belajar tidak terhenti dan tujuan Pendidikan tetap dapat tercapai, namun kita tidak bisa tutup mata bahwa pengetahuan dan prosesnya akan selalu berkembang dengan perubahan, karena yang akan silih berganti dan nyata Adalah perubahan itu sendiri.

    Sekarang kita telah hidup di zaman era digital, di era 5.0, di mana hampir seluruh proses pembelajaran sangat bergantung kepada penggunaan internet.  Berbagai aktivitas belajar seperti mencari materi, ide, mengikuti kelas daring,  hingga mengerjakan tugas banyak dilakukan melalui jaringan digital. Namun, di sela-sela kemajuan tersebut, tidak dapat kita pungkiri bahwa masih banyak daerah pelosok yang bahkan, tak jarang menjadi persoalan utama, dalam pembelajaran itu sendiri. karena belum sepenuhnya merasakan akses internet yang layak.

     Meskipun data menunjukkan, bahwa persentase wilayah Indonesia yang terjangkau  jaringan, terus meningkat setiap tahun-nya. kenyataanya masih ada peserta didik yang kesulitan mengikuti pembelajaran, karena keterbatasan konektivitas. kondisi inilah yang menjadikan kebutuhan akan Solusi semakin penting. agar proses pembelajaran, tetap dapat berlangsung secara efektif dan merata. Oleh karena itu, diperlukan berbagai upaya dan alternatif pembelajaran, yang dapat diterapkan untuk mengatasi keterbatasan internet, sehingga peserta didik tetap memperoleh hak belajar secara optimal,  meskipun berada dalam kondisi yang terbatas.

        Keterbatasan internet dalam proses pembelajaran, dapat muncul dalam berbagai macam bentuk. Yang tidak hanya di rasakan oleh para peserta didik. namun juga berdampak besar oleh para pendidik itu sendiri. lalu apa saja masalah yang ada? 

    Masalah utama dalam proses pembelajaran era digitalisasi ini Adalah tuntutan perubahan itu sendiri, di mana seorang pendidik dituntut untuk selalu mengikuti           perkembangan teknologi dan perubahan yang terjadi secara global. Namun, dalam praktinya. tidak semua pendidik dan peserta didik memiliki akses internet yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran berbasis digital. Keterbatasan tersebut dapat berupa jaringan yang tidak stabil, kouta internet yang masih sangat terbatas, serta ketersediaan perangkat yang belum merata, bahkan tidak jarang Listrik yang bahkan belum sampai ke tempat-tempat kecil, khsususnya di daerah pelosok. Kondisi ini menjadi hambatan yang menyebabkan pembelajaran tidak dapat berjalan secara optimal dan menimbulkan kesenjangan dalam akses Pendidikan, dan berdampak pada hasil pembelajaran dan krisis digitalisasi dalam memandang perubahan arus teknologi yang ada karena kurangnya literasi digital pada pendidik dan peserta didik. 

       Keterbatasan internet memberikan dampak yang cukup besar terhadap kelancaran proses pembelajaran. Peserta didik sering mengalami kesulitan dalam mengakses materi pembelajaran, mengikuti kelas-kelas daring,  serta mengumpulkan tugas tepat waktu. Kondisi ini menyebabkan ketertinggalan materi pembelajaran, dan informasi terbaru yang dapat membantu dan menyesuaikan dengan era dan kehidupan global. sehingga tidak memungkinkan dapat menurunkan pemahaman terhadap pembelajaran.  Selain itu keterbatasan internet juga dapat menurunkan motivasi belajar serta minat dan bakat peserta didik, karena peserta didik merasa terbebani dan kurang optimal, serta kurang diberikan wadah dalam mengembangan dan kurang diberikan arahan dalam mengembangkan bakat dan minat yang ada. 

Dampak tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan internet bukan hanya masalah teknis, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas pembelajaran secara keseluruhan. 

allah swt berfirman di dalam Q.S AL-Baqarah/2:286

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا

‘’allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya’’


      Ayat ini mengajarkan dan menegaskan kepada kita, bahwa setiap hal yang terjadi pasti sesuai dengan kodrat kesanggupan diri, bahkan termasuk dalam hal yang sangat mulia yaitu menuntut ilmu, dalam komteks pembelajaran yang mengahadapi banyaknya cobaan, banyaknya keterbatasan, peserta didik dan pendidik tidak seharusya dipaksakan untuk mengikuti system pembelajaran yang berada di luar kemampuan, dan kondisi mereka. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian dan Solusi pembelajaran yang sesuai dengan keterbatasan yang  ada agar proses belajar tetap berjalan secara efektif dan tidak memberatkan, guru yang hebat Adalah guru yang mampu mengubah hal-hal kecil menjadi sesuatu yang berharga dan bermanfaat.   

   Untuk mengatasi keterbatasan internet dalam proses pembelajaran, diperlukan berbagai alternatif yang disesuaikan dengan kondisi para peserta didik maupun tenaga kependidkan.   Salah satu Solusi yang dapat diterapkan Adalah penggunaan bahan ajar offline, seperti buku modul, buku paket yang berbentuk buku yang telah dicetak, atau materi berbentuk file yang dapat diakses tanpa koneksi internet. Selain itu untuk  membuat pembelajaran tetap menarik dan tidak monoton, pendidik dapat memanfaattkan aplikasi pembelajaran yang ringan yang tidak membutuhkan kouta besar agar peserta didik tetap dapat mengikuti pembelajaran, atapun menggunakan bahan-bahan ajaran yang relative dapat ditemukan namun mengkreasikanya sesuai dengan bahan ajaran dan materi yang akan dibawakan.  Pengaturan waktu belajar juga menjadi hal penting, misalnya dengan mengunduh materi pada saat jaringan internet lebih stabil. Di sisi lain, penerapan pembelajaran campuran antara daring dan luring dapat menjadi Solusi yang efektif sesuai dengan kondisi lingkungan. Kondisi dan komunikasi yang baik antara peseta didik dan tenaga pendidik juga sangat diperlukan agar proses pembelajaran tetap berjalan meskipun berada dalam keterbatasan. Jangan menjadikan keterbatasan menjadi hambatan dalam menuntut ilmu, menuntut ilmu tidak perlu menunggu sesuatu yang luar biasa dan perfect tapi tuntutlah ilmu agar yang biasa dapat berubah menjadi luar biasa, tidak ada sesuatu yang perfect tapi kita lah yang membuatnya perfect dengan pola sudut pandang kita. 

Dari sini kita dapat menarik sebuah Kesimpulan bahwa: 

       Keterbatasan internet dalam proses pembelajaran merupakan tantangan nyata di era digital saat ini. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi kelancaran belajar, motivasi peserta didik, serta efektifitas pembelajaran secara keseluruhan. Namun, keterbatasan tersebut tidak seharusnya menjadi penghalang dalam menuntut ilmu. Melalui berbagai Solusi seperti pemanfaatan bahan ajar yang sesuai dengan kondisi yang sesuai, dengan yang di miliki, serta kerja sama antara pendidik dan peserta didik, proses pembelajaran tetap dapat berlngsung dengan baik. Dengan adanya Upaya dan semangat Bersama, keterbatasan internet dapat dihadapi tanpa menghilangkan tujuan utama Pendidikan,yaitu mencerdaskan generasi bangsa.

Sesuai dengan firman allah dalam QS. Al-Qalam/68: 1

نۚ وَالْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُونَ

‘’Nun. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan ‘’


     Dalam keterbatasan apapun, termasuk keterbatasan internet, saya percaya bahwa Pendidikan tidak pernah berhenti selama masih ada kemauan untuk mengajar dan belajar. Setiap kerja keras yang dilakukan oleh semua pihak yang terlibat dalam prose pembelajaran merupakan Upaya nyata untuk menjadikan para anak bangsa untuk tumbuh dan berkembang lebih baik, Untuk para guru Dan para tenaga pendidik yang terus berjuang di Tengah berbagai keterbatasan. Terimakasih sejauh ini tetap memberikan naungan untuk melihat dunia dengan kacamata pengetahuan. Terimakasih telah mengajarkan keterbatasan yang dimiliki bukanlah Batasan untuk berkarya. Tetap goreskan karya nyata, sebab dari setiap goresan pena, setiap usaha yang tulus, akan lahir jejak yang tak selalu terlihat hari ini, tetapi akan dilihat dan dikenang di masa depan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar