Iman kepada malaikat merupakan salah satu rukun iman yang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Keimanan ini tidak hanya bersifat teologis, tetapi juga berdampak langsung pada sikap, perilaku, dan aktivitas manusia dalam kehidupan sehari-hari. Malaikat adalah makhluk Allah yang diciptakan dari cahaya, selalu taat, dan tidak pernah membangkang terhadap perintah-Nya. Keberadaan malaikat yang senantiasa menjalankan tugas tertentu menunjukkan bahwa kehidupan manusia tidak pernah lepas dari pengawasan dan kehendak Allah Swt.
Ayat tersebut menunjukkan bahwa malaikat memiliki hubungan spiritual dengan manusia, khususnya orang-orang yang beriman. Hubungan ini menjadi bukti bahwa iman kepada malaikat bukan sekadar kepercayaan tanpa makna, melainkan memiliki pengaruh nyata dalam membentuk kesadaran religius manusia.
Salah satu bentuk relevansi iman kepada malaikat adalah keyakinan bahwa setiap perbuatan manusia selalu dicatat. Malaikat Raqib dan Atid bertugas mencatat amal baik dan amal buruk manusia. Kesadaran ini mendorong manusia untuk berhati-hati dalam bertindak dan berkata.
Iman kepada malaikat juga menumbuhkan semangat berbuat kebaikan. Keyakinan bahwa setiap amal saleh dicatat dan akan mendapat balasan dari Allah menjadikan manusia lebih giat dalam beribadah dan berakhlak mulia. Dalam kehidupan sosial, keimanan ini mendorong sikap jujur, amanah, dan bertanggung jawab.
Selain itu, malaikat menjadi teladan ketaatan bagi manusia. Malaikat tidak pernah membangkang perintah Allah dan selalu menjalankan tugas dengan penuh kepatuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar