Iman kepada hari akhir merupakan salah satu rukun iman yang menjadi dasar kepercayaan seorang Muslim. Salah satu peristiwa penting yang akan terjadi pada hari akhir adalah hisab dan pembalasan. Hisab dan pembalasan menegaskan bahwa kehidupan manusia di dunia tidak terlepas dari pertanggungjawaban atas seluruh amal perbuatannya di hadapan Allah SWT.
Pengertian Hisab dan Pembalasan
Hisab secara bahasa berarti perhitungan, sedangkan secara istilah hisab adalah proses perhitungan seluruh amal perbuatan manusia selama hidup di dunia, baik yang bersifat lahir maupun batin. Pembalasan adalah balasan yang diberikan Allah SWT kepada manusia sesuai dengan hasil hisab tersebut. Al-Qur’an menegaskan bahwa sekecil apa pun amal manusia akan diperhitungkan, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Az-Zalzalah ayat 7–8:
فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ
وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ
Artinya: “Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasannya). Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasannya).”
Dasar Keadilan Allah dalam Hisab
Pelaksanaan hisab dilakukan dengan penuh keadilan dan ketelitian. Tidak ada satu pun manusia yang dizalimi dalam proses tersebut. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Anbiya ayat 47:
وَنَضَعُ الْمَوَازِينَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيَامَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا
Artinya: “Kami akan memasang timbangan yang adil pada hari kiamat, maka tidaklah dirugikan seseorang sedikit pun.”
Ayat ini menunjukkan bahwa seluruh amal manusia akan ditimbang secara adil sesuai dengan perbuatannya.
Proses Hisab di Hari Akhir
Hisab akan dilaksanakan setelah manusia dibangkitkan dari kubur dan dikumpulkan di padang mahsyar. Setiap manusia akan menerima catatan amalnya masing-masing. Allah SWT menjelaskan hal ini dalam Surah Al-Insyiqaq ayat 7–8:
فَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ
فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا
Artinya: “Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah.”
Ayat ini menunjukkan bahwa orang-orang yang beriman dan taat akan mendapatkan kemudahan dalam proses hisab.
Pembalasan atas Amal Perbuatan
Setelah proses hisab selesai, manusia akan menerima pembalasan sesuai dengan amalnya. Orang-orang yang beriman dan beramal saleh akan memperoleh surga sebagai balasan. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 25:
وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ
Artinya: “Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.”
Hikmah Iman kepada Hisab dan Pembalasan
Keimanan terhadap hisab dan pembalasan mendorong manusia untuk senantiasa menjaga perilaku, meningkatkan amal kebaikan, serta menjauhi perbuatan dosa. Kesadaran bahwa seluruh perbuatan akan dimintai pertanggungjawaban menjadikan manusia lebih bertanggung jawab dalam menjalani kehidupan.
Dengan demikian, hisab dan pembalasan di hari akhir merupakan wujud keadilan Allah SWT yang sempurna dan menjadi pengingat bagi manusia untuk mempersiapkan bekal terbaik menuju kehidupan akhirat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar