Senin, 29 Desember 2025

HIKMAH BERIMAN KEPADA HARI AKHIR

 Iman kepada hari akhir merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap muslim. Hari akhir adalah hari berakhirnya seluruh kehidupan di dunia dan dimulainya kehidupan akhirat, di mana seluruh manusia akan dibangkitkan, dihisab, dan diberikan balasan atas segala amal perbuatannya selama hidup di dunia. Keimanan terhadap hari akhir memiliki pengaruh besar dalam membentuk sikap, perilaku, dan kepribadian seorang muslim.


Salah satu hikmah beriman kepada hari akhir adalah menumbuhkan kesadaran akan pertanggungjawaban hidup. Seorang yang meyakini adanya hari pembalasan akan berhati-hati dalam bertindak, berkata, dan bersikap karena menyadari bahwa semua perbuatannya akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT. Hal ini di dijelaskan dalam Al-Qur’an surah Az-Zalzalah ayat 7–8:

فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا ي

وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُۥ

“Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasannya), dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasannya).”


Hikmah berikutnya adalah mendorong manusia untuk memperbanyak amal saleh. Keimanan kepada hari akhir membuat seorang muslim lebih bersemangat dalam menjalankan ibadah seperti shalat, zakat, puasa, dan sedekah, karena semua amal tersebut akan menjadi bekal di akhirat. Allah SWT berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 62,

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالنَّصَارَىٰ وَالصَّابِئِينَ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

bahwa orang-orang yang beriman dan beramal saleh akan mendapatkan pahala di sisi Allah dan tidak merasa takut maupun bersedih hati.


Selain itu, iman kepada hari akhir juga menanamkan sifat sabar dan ikhlas dalam menghadapi ujian hidup. Kehidupan dunia yang penuh cobaan diyakini hanya bersifat sementara, sedangkan kehidupan akhirat bersifat kekal. Dengan keyakinan ini, seorang muslim tidak mudah putus asa ketika mengalami kesulitan dan tidak sombong saat memperoleh kenikmatan. Allah SWT menegaskan dalam surah Al-Hadid ayat 20,

ٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌۢ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌۭ فِى ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَوْلَـٰدِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ ٱلْكُفَّارَ نَبَاتُهُۥ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَىٰهُ مُصْفَرًّۭا ثُمَّ يَكُونُ حُطَـٰمًۭا ۖ وَفِى ٱلْـَٔاخِرَةِ عَذَابٌۭ شَدِيدٌۭ وَمَغْفِرَةٌۭ مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضْوَٰنٌۭ ۚ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتَـٰعُ ٱلْغُرُورِ

bahwa kehidupan dunia hanyalah permainan dan kesenangan yang menipu.

Hikmah lainnya adalah membentuk akhlak mulia dan menjauhkan diri dari perbuatan maksiat. Orang yang beriman kepada hari akhir akan berusaha menjaga kejujuran, keadilan, serta menjauhi perbuatan zalim, karena menyadari bahwa segala kejahatan akan mendapatkan balasan. Dalam surah Ali ‘Imran ayat 185,

كُلُّ نَفْسٍۢ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدْخِلَ ٱلْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتَـٰعُ ٱلْغ

Allah SWT menegaskan bahwa setiap jiwa akan merasakan mati dan hanya pada hari kiamatlah disempurnakan balasan amal perbuatan manusia.

Beriman kepada hari akhir juga menumbuhkan rasa keadilan sosial. Keyakinan bahwa semua manusia akan diadili dengan adil oleh Allah SWT membuat seorang muslim tidak berbuat sewenang-wenang terhadap orang lain. Tidak ada perbuatan yang luput dari pengawasan Allah, sebagaimana disebutkan dalam surah Al-Mu’minun ayat 115–116,

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ

فَتَعَالَى اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ

bahwa manusia tidak diciptakan dengan sia-sia dan akan kembali kepada Allah untuk mempertanggungjawabkan amalnya.


Iman kepada hari akhir memiliki hikmah yang sangat besar dalam kehidupan manusia. Ia menjadi landasan moral, penguat iman, serta pengarah perilaku agar manusia senantiasa berada di jalan yang diridhai Allah SWT demi kebahagiaan di dunia dan akhirat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar