HIKMAH BERIMAN KEPADA HARI AKHIR
Iman kepada hari akhir merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap Muslim. Hari akhir adalah hari berakhirnya kehidupan dunia dan dimulainya kehidupan akhirat, yaitu hari pembalasan atas seluruh amal perbuatan manusia. Keimanan kepada hari akhir tidak hanya bersifat keyakinan teologis, tetapi memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan akhlak dan perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu hikmah utama beriman kepada hari akhir adalah menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam diri seseorang. Seorang Muslim yang meyakini adanya hari pembalasan akan lebih berhati-hati dalam setiap perbuatannya, baik yang tampak maupun tersembunyi. Allah SWT menegaskan dalam Surah Az-Zalzalah ayat 7–8:
فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ ٧
وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗࣖ ٨
“Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya). Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya).”
Ayat ini menunjukkan bahwa setiap amal akan dipertanggungjawabkan di akhirat, sehingga mendorong manusia untuk senantiasa berbuat kebaikan dan menjauhi keburukan.
Hikmah selanjutnya adalah terbentuknya sikap jujur dan amanah. Keimanan kepada hari akhir membuat seseorang sadar bahwa segala bentuk kecurangan, kebohongan, dan kezaliman tidak akan luput dari pengawasan Allah SWT. Kesadaran ini menumbuhkan akhlak jujur dalam perkataan dan perbuatan. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 36:
“Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahuiSelain itu,
Iman kepada hari akhir membantu seseorang mengendalikan hawa nafsu dan dorongan negatif dalam dirinya. Kesadaran akan adanya hisab dan balasan membuat seorang Muslim mampu menahan diri dari perbuatan tercela, seperti kebohongan, kezaliman, dan perbuatan yang merugikan orang lain. Firman Allah SWT dalam Surah An-Nazi’at ayat 40–41 menjelaskan bahwa orang yang takut kepada kebesaran Allah dan mampu menahan hawa nafsunya akan mendapatkan balasan surga. Ayat ini menunjukkan bahwa pengendalian diri bukanlah bentuk kelemahan, melainkan kekuatan iman yang lahir dari keyakinan terhadap kehidupan akhirat yang kekal.
Hikmah lainnya dari iman kepada hari akhir adalah tumbuhnya sikap tawakal dan optimisme dalam menjalani kehidupan. Seorang Muslim akan tetap berusaha dengan sungguh-sungguh, namun menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah SWT. Ia yakin bahwa setiap amal baik, meskipun tidak terlihat hasilnya di dunia, akan mendapatkan balasan di akhirat. Keyakinan ini membuat seseorang tidak mudah putus asa ketika menghadapi kegagalan, serta tetap optimis dan bersyukur dalam berbagai keadaan, karena menyadari bahwa keadilan dan balasan sejati ada di sisi Allah SWT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar