Minggu, 21 Desember 2025

Contoh nyata dalam kehidupan dengan meyakini adanya malaikat

            Contoh nyata dalam kehidupan dengan meyakini adanya malaikat


     Iman kepada malaikat merupakan rukun iman kedua yang wajib diyakini oleh setiap Muslim. Beriman kepada malaikat berarti meyakini bahwa Allah SWT memiliki makhluk bernama malaikat yang senantiasa taat kepada-Nya dan melaksanakan setiap tugas yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Malaikat merupakan makhluk gaib yang diciptakan dari cahaya, selalu beribadah kepada Allah, tidak pernah membangkang terhadap perintah-Nya, serta senantiasa menjalankan apa yang diperintahkan.

    Keimanan kepada malaikat dapat dimaknai sebagai keyakinan akan keberadaan mereka meskipun tidak dapat dilihat oleh manusia, karena mereka termasuk makhluk Allah yang bersifat abstrak dan tidak berwujud materi. Jumlah malaikat sangat banyak dan tidak terbatas, namun terdapat sepuluh malaikat yang wajib diketahui dan diimani. Hikmah beriman kepada malaikat antara lain dapat menumbuhkan dan memperkuat keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, manusia dianjurkan untuk senantiasa berhati-hati dalam bertindak, memperbanyak sedekah, serta menjauhi perbuatan maksiat. Seseorang yang benar-benar beriman kepada malaikat akan menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Keimanan kepada malaikat hendaknya diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan iman kepada malaikat yang diajarkan dan diamalkan tidak hanya sebatas mengetahui serta meyakini keberadaan mereka, tetapi yang lebih utama adalah memahami dan meneladani sifat-sifatnya. Para malaikat merupakan makhluk yang senantiasa taat, patuh, dan selalu bersujud kepada Allah SWT tanpa pernah melakukan perbuatan dosa sedikit pun. Hal ini menjelaskan bahwa seluruh makhluk di langit dan di bumi, termasuk para malaikat, senantiasa bersujud kepada Allah dan tidak bersikap sombong. sebagaimana ditegaskan oleh Allah SWT dalam QS. An-Nahl (16): 49, yang berbunyi:

وَلِلَّهِ يَسْجُدُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مِنْ دَابَّةٍ وَالْمَلَائِكَةُ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ.

Yang artinya: "Dan hanya kepada Allah bersujud segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, yaitu semua makhluk yang bergerak (bernyawa). Para malaikat (juga bersujud) dan mereka tidak menyombongkan diri.”


Menerapkan iman kepada malaikat dalam kehidupan sehari-hari merupakan wujud nyata dari keimanan seseorang kepada Allah SWT. Keyakinan terhadap keberadaan malaikat tidak seharusnya berhenti pada aspek pengetahuan semata, tetapi harus memberikan pengaruh positif terhadap sikap, perilaku, dan cara berpikir manusia. Orang yang benar-benar beriman kepada malaikat akan berusaha menjadikan keyakinan tersebut sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan, sehingga tercermin dalam perilaku yang lebih baik, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ajaran Islam.

Adapun beberapa dampak positif yang dapat ditimbulkan dari mengimani malaikat antara lain sebagai berikut:

  1.  Menumbuhkan sikap rendah hati

  2.  Mendorong untuk mempelajari ilmu tentang malaikat

  3.  Menumbuhkan sikap berhati-hati dalam bertindak

  4. Menumbuhkan sikap optimis dan semangat berusaha

  5. Memotivasi diri untuk selalu berpikir dan bersikap positif

Contoh Penerapan Iman kepada Malaikat dalam Kehidupan Sehari-hari

  1. Melaksanakan sholat berjamaah

Salah satu bentuk penerapan iman kepada malaikat adalah dengan melaksanakan sholat berjamaah. Hal ini didasari oleh keyakinan bahwa malaikat turut hadir dan ikut serta dalam sholat berjamaah. Rasulullah SAW bersabda bahwa ketika imam membaca ghairil maghdhubi ‘alaihim waladh-dhollin, kemudian makmum mengucapkan Amin, maka para malaikat pun mengucapkan Amin bersama imam. Apabila ucapan Amin seorang hamba bertepatan dengan ucapan Amin para malaikat, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni (H.R. Ahmad, Abu Daud, dan An-Nasa’i). Hadis ini menunjukkan keutamaan sholat berjamaah serta besarnya peran malaikat dalam ibadah tersebut.


  1. Gemar beramal dan bersedekah

Beramal merupakan perbuatan mulia yang mencakup pembelanjaan harta untuk kepentingan yang baik, seperti membantu anak yatim, fakir miskin, serta memberikan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan. Keyakinan kepada malaikat mendorong seseorang untuk gemar bersedekah, karena diyakini bahwa para malaikat senantiasa mendoakan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah SWT agar harta tersebut menjadi berkah dan diganti dengan rezeki yang lebih baik. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar