Senin, 29 Desember 2025

BERIMAN KEPADA MALAIKAT DAN CONTOH SOSIAL DALAM MASYARAKAT

 A.Pengertian dan Aspek Beriman Kepada Malaikat

  Beriman kepada malaikat adalah salah satu rukun iman wajib yang meliputi kepercayaan pasti terhadap keberadaan, nama, sifat, dan tugas malaikat sebagai hamba Allah yang diciptakan dari cahaya, taat tanpa dosa, dan bertugas sebagai utusan, penjaga, pencatat amal, serta pencabut jiwa. Aspek iman ini mencakup:

  1. Mempercayai keberadaan mereka.

  2. Mengenal nama-nama yang diketahui (Jibril, Mikail, Izrail, Israfil) dan yang tidak diketahui.

  3. Mempercayai sifat-sifatnya (misalnya memiliki sayap, tidak tidur).

  4. Mengimani tugas-tugas yang diberikan Allah.  

  Berikut adalah ayat-ayat Al-Quran yang membahas beriman kepada malaikat, lengkap dengan terjemahan dan penjelasan singkat: 

  • QS. Al-Baqarah (2): 285

الرَّسُوْلُ آمَنَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهٖ وَالْمُؤْمِنُوْنَ ۚ كُلُّهُمْ آمَنَ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖ ۚ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهٖ ۗ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ

Terjemahan:

“Rasul telah beriman dengan apa yang diturunkan dari Rabb-Nya dan juga orang-orang yang beriman. Masing-masing dari mereka beriman kepada Allah dan malaikat-malaikat-Nya dan kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. Kami tidak membedakan antara rasul-rasul-Nya. Dan mereka berkata: ‘Kami mendengar dan kami taat. Ampunilah kami, ya Rabb kami, dan kepadamu-lah tempat kembali kita.

 Mengkonfirmasi bahwa beriman kepada malaikat adalah bagian dari iman yang dianut oleh Rasul dan umatnya.

  • QS. An-Nisa’ (4): 136

يٰٓأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْٓا آمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ وَالْكِتٰبِ الَّذِيْ نَزَّلَ عَلٰى رَسُوْلِهٖ وَالْكِتٰبِ الَّذِيْٓ أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۗ وَمَنْ يَّكْفُرْ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًا بَعِيْدًا

Terjemahan:

“Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.

  Menunjukkan bahwa mengingkari malaikat adalah bentuk kekufuran yang menyebabkan kesesatan.

  • QS. Qaf (50): 18

لَا تَقُوْلُنَّ لِشَيْءٍ إِنِّيْ فَاعِلٌ ذٰلِكَ غَدًا إِلَّا أَن يَّشَاء اللّٰهُ ۚ وَاذْكُرْ رَّبَّكَ إِذَا نَسِيتَ وَقُلْ عَسَىٰ أَن يَّهْدِيَنِي رَبِّيْ إِلَىٰ أَقْرَبَ مِنْ هٰذَا رَشَدًا 

Ayat Al-Quran yang terkait dengan pengawasan malaikat (QS. Qaf: 18)

وَمَا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

Terjemahan:

“Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.

Penjelasan:

Menegaskan bahwa malaikat selalu mengawasi dan mencatat setiap ucapan manusia.

  • QS. Al-Anbiya’ (21): 26-27

إِنَّهُمْ هُمُ الْمُتَّقُوْنَ وَهُمْ عِبَادُهُ الْمُخْلِصُوْنَ ۚ لَا يَدْعُوْنَ مَعَ اللّٰهِ إِلَّا إِلَٰهًا وَاحِدًا ۖ وَمَا هُمْ مِّنَ الْمُشْرِكِيْنَ ۚ وَهُمْ لَا يَدْرُوْنَ حِسَابَهُمْ ۖ إِنَّهُمْ هُمُ الْمُطَّلِعُوْنَ ۚ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُوْنَ ۚ إِنَّهُمْ هُمُ الْعَبِيدُ الْمُقَرَّبُوْنَ ۚ يَتَسَبَّحُوْنَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُسَبِّحُوْنَ لَهُمْ الْمَلٰۤىِٕكَةُ ۖ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُوْن

Terjemahan (bagian yang terkait):

“Sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang bertakwa dan hamba-hamba-Nya yang ikhlas. Mereka tidak menyembah selain Allah selain satu Tuhan, dan mereka bukanlah orang-orang yang mempersekutukan (Allah dengan sesuatu yang lain). Dan mereka tidak mengetahui hisab (pahala dan dosa) mereka. Sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang melihat (keadaan hamba-hamba Allah). Dan mereka tidak sombong. Sesungguhnya mereka itu adalah hamba-hamba yang dekat (kepada Allah). Mereka bertasbih dengan memuji Rabb mereka, dan malaikat-malaikat bertasbih untuk mereka, dan mereka tidak sombong.

 Menggambarkan sifat malaikat sebagai hamba Allah yang taat dan ikhlas.

C. Contoh Penerapan Sosial dalam Masyarakat

Beriman kepada malaikat memiliki dampak nyata pada perilaku sosial, antara lain:

  • Menumbuhkan kontrol diri dan kejujuran: Menyadari bahwa amal dicatat oleh malaikat Raqib dan Atid membuat orang lebih berhati-hati dalam bertindak (misalnya tidak korupsi, tidak menipu) meskipun tidak dilihat manusia.

  • Memperkuat keikhlasan dalam berbagi: Memotivasi orang memberikan sedekah, zakat, atau bantuan dengan tulus, karena pahalanya diberikan Allah (dicatat malaikat) bukan hanya untuk pujian orang lain.

  • Meningkatkan kebahagiaan dan dukungan sosial: Berdasarkan keyakinan bahwa malaikat mendukung orang beriman, masyarakat lebih rajin menolong sesama saat bencana atau kesusahan (misalnya gotong royong membangun rumah korban bencana).

  • Mempererat ikatan keagamaan dan sosial: Kesadaran bahwa malaikat ikut dalam shalat berjamaah membuat orang lebih aktif beribadah bersama, yang mempererat hubungan antar warga.

  • Menghindari perilaku negatif: Ketakutan akan hukuman yang dicatat malaikat membuat orang menghindari ghibah, bohong, kekerasan, dan perilaku yang melanggar norma sosial.

Kesimpulan

   Beriman kepada malaikat adalah rukun iman yang wajib dan memiliki makna mendalam bagi kehidupan individu dan masyarakat. Sebagai makhluk yang diciptakan dari cahaya, taat, dan bertugas sebagai utusan, penjaga, serta pencatat amal, malaikat tidak hanya menjadi keyakinan spiritual tetapi juga berperan sebagai mekanisme kontrol sosial internal yang kuat. Melalui kesadaran akan keberadaan dan pengawasan mereka (seperti yang dinyatakan dalam ayat-ayat Al-Quran), individu terdorong untuk berperilaku jujur, ikhlas, dan sesuai dengan norma moral serta sosial. Hal ini kemudian menciptakan dampak positif dalam masyarakat, seperti memperkuat kebersamaan, menumbuhkan gotong royong, menghindari perilaku menyimpang, dan mempererat ikatan antar warga. Dengan demikian, beriman kepada malaikat tidak hanya menjadikan iman seseorang lengkap tetapi juga berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang harmonis, tertib, dan penuh kasih sayang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar